Berikut ini ada artikel di Kedaulatan Rakyat (2012/07/26) yang mengulas mengenai animo wisata Ramadan. Yakni seputar animo wisata di bulan Ramadan pada beberapa objek wisata pantai di Jogja.
Ramadan, Animo Wisata Pantai Tinggi ~ Lebaran, Pendapatan Retribusi Ditarget Rp 700 Juta ~ BANTUL (KR)- Meski bulan Ramadan, pengunjung objek wisata pantai tetap tinggi. Dari data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bantul, terhitung dari Jumat (20/7) hingga Selasa (24/7), rata-rata pendapatan retribusi wisata Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta/-hari. Sementara pendapatan retribusi pada saat musim Lebaran antara H-2 hingga H+3 Lebaran ditargetkan mencapai Rp 700 juta.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bantul, Drs Bambang Legowo MSi kepada KR menuturkan tren kunjungan wisata tahun ini cenderung meningkat sehingga target pendapatan retribusi pariwisata juga meningkat. “Lebaran tahun lalu pendapatan retribusi wisata hampir mencapai Rp 500 juta dengan pengunjung sebanyak 160 ribu. Maka Lebaran sekarang kami targetkan pendapatan retribusi Rp 700 juta dengan 200 ribu pengunjung,” ujamya.
Bambang menambahkan, Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona pengunjung dengan menyumbangkan 87 persen pendapatan retribusi. Kemudian disusul Pantai Goa
Cemara, Depok dan Kuwaru. Direncanakan di beberapa objek kawasan Bantul akan ada posko-posko seperti posko kesehatan dan pengaduan keamanan.
Terkait bulan puasa, Bambang menyatakan animo wisata pantai tetap tergolong tinggi. Meski begitu jadwal kunjungan mengalami perubahan dari yang sebelumnya pagi hingga siang, selama bulan puasa sore hingga mendekati malam.
“Biasanya pengunjung yang datang ke-banyakan ramai-ramai ngabuburit sekaligus berbuka puasa. Maka dari itu khusus di pantai-pantai tetap ada pedagang kuliner meski-pun tidak sebanyak saat hari biasa,” ujamya.
Ditanya mengenai ubur-ubur, Bambang menyatakan kasus sengatan ubur-ubur terhadap beberapa wisatawan temyata tidak menyu-rutkan minat wisatawan mengunjungi pantai.
Terkait pendapatan wisata, Bambang menyatakan sejak 1 Januari hingga 20 Juli 2012, pendapatan retribusi wisata sudah mencapai Rp 4,6 miliar atau 67 persen dari target hingga Desember Rp 7 miliar.
Tampilkan postingan dengan label jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jogja. Tampilkan semua postingan
Animo Wisata Pantai Ramadan
Label: Animo Wisata Pantai, Depok, jadwal kunjungan, jogja, Kuwaru, ngabuburit, objek wisata pantai, Pantai Goa Cemara, Pantai Parangtritis, pendapatan retribusi, puasa, Ramadan, retribusi wisata
Berikut ini beberapa kreasi unik yang pernah ada di kota jogja di awal tahun 2010. Entah karena alasan ketertiban atau mungkin bahan dasar pembuatan kreasi-kreasi unik tersebut yang tidak abadi, beberapa kreasi tersebut kini sudah tidak ada lagi. Namun, kangmoes sudah menjepretnya sebagai kenang-kenangan dan bahan inspirasi. Semoga bermanfaat:
Sebuah topi raksasa
Entah raksasa mana yang meninggalkan topi sekolahnya di jembatan Sayidan jogja ini :)
Sebuah mata raksasa "mengawasi" kangmoes saat berhenti di perempatan Pojok Beteng Wetan (Pojok Benteng Timur) dari arah Jalan Parangtritis. Ya sudah, kangmoes jepret aja sekalian.
Sapu Raksasa di Plengkung Gading
Kincir angin dengan wayang
Patung2 bergelantungan
Yang ini kangmoes ga begitu tahu maksudnya. Mau menakut-nakuti atau apa :)Galeri penutup roda becak
Berbeda dengan kota-kota lain, di jogja sebuah becak tidak lengkap jika tidak memakai penutup roda. Walaupun terlihat lebih tambun, tapi lebih artistik. Suatu ketika, kangmoes pernah jalan-jalan ke madiun. Di samping heran karena tidak terbiasa dengan trotoar yang berwarna biru muda, kangmoes juga heran karena seingat kangmoes becak-becak di sana tidak memiliki penutup roda. Yah, mungkin teman2 madiun kangmoes mempunyai keheranan yang sama ketika mengunjungi kota jogja.Di sebuah sudut jalan KH Ahmad Dahlan, terdapat karya seni berupa jajaran penutup roda becak yang di tata rapi.
Ups, jangan-jangan ini milik para abang becak. Wah, kangmoes ga tahu juga.
Es Dawet kualitas Interanasional
Mungkin anda sudah tahu merek saingan lain yang serupa dengan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)








